Menginap di Kuil Woljeongsa (월정사 템플 스테이)

 

Photo_Kuil Woljeongsa

Photo_Kuil Woljeongsa

Photo_Kuil Woljeongsa

Menginap di Kuil Woljeongsa jauh di dalam Gunung Odaesan sangatlah istimewa berkat jalur pohon cemara dan Jalur Seonjaegil di dekatnya. Pada zaman pra-modern, pohon cemara ditanam di sekitar kuil karena fungsinya sebagai pencegah kebakaran dan kecenderungannya untuk tumbuh tegak lurus. Seribu tahun yang lalu, sembilan pohon cemara ditanam di gerbang utama dan kini jumlahnya berlipat ganda menjadi 1.700 pohon. Pada tahun 2011, hutan ini menjadi juara pertama di Kompetisi Hutan Indah Nasional Korea. Sebelum sampai di kuil, sangatlah menyenangkan untuk berjalan-jalan bersama pemandu hutan di hari Sabtu. Berjalan setelah matahari terbenam terasa tenang dan damai. Seonjaegil adalah jalur hutan sepanjang 9 km yang menghubungkan Kuil Woljeongsa dan Kuil Sangwonsa. Para biksu dan pengikutnya biasa menapaki jalan ini, dan ini adalah jalur yang sempurna untuk mendengarkan suara alam dan bermeditasi di bebatuan lembah. Bagi mereka yang tidak dapat berpartisipasi dalam keseluruhan masa inap di kuil, pertimbangkanlah program kehidupan kuil, yang memberikan pengunjung kesempatan untuk memilih dua program seperti membuat tasbih Buddha, mencicipi makanan ringan Buddha bersama biksu, bermeditasi, bermeditasi di jalan hutan, membuat lentera teratai, dan mengikuti tur museum Buddha. Interpretasi tersedia dalam bahasa Inggris, Mandarin, dan Jepang.

Posting Komentar

0 Komentar